Skip to main content

My

Cara Mengembalikan File yang Hilang 'Permanen'

mengembalikan file hilang

Kadang kita membutuhkan ruang kosong di Harddisk kita, lalu kamu tanpa sadar menghapus beberapa file yang besar tanpa memperhitungkan seberapa pentingnya file itu. Dan jika terhapus file yang sangat penting, jangan panik! Masih ada cara untuk mengembalikannya...

Jika memang belum terlambat dan ukuran file tidak terlalu besar, file itu pasti masih berada di Recycle Bin. Namun kadang kita sudah terbiasa mengosongkan Recylce Bin tanpa memperhatikan file yang akan terhapus, sehingga file akan terhapus secara 'permanen'. Jangan khawatir... jika kalian ingin mengembalikan file yang telah terhapus 'permanen', ada caranya. Yaitu dengan menggunakan software recovery file. Yaitu software yang dapat mengembalikan beberapa file yang telah hilang dari komputer. Namun Tidak semua file dapat di recovery, tergantung kondisi file itu.

Perhatikan! penting untuk mengurangi atau menghentikan aktivitas di komputer yang mungkin  akan berpengaruh dengan ruang di harddisk (seperti mengcopy, atau mengsave). Karena, itu dapat beresiko file yang ingin kamu kembalikan berubah kondisinya menjadi tidak dapat dikembalikan, atau hilang, dan juga dapat membuat proses ini lebih sulit.

  1. Pertama - tama download dan install software file recovery pilihanmu. Tapi disni saya akan menggunakan Recuva.
  2. Jika sudah selesai menginstall, buka program.
  3. Akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Pilihlah salah satu jenis file yang akan dicari. Jika kurang yakin jenis file apa yang akan dicari, pilih All Files.

  4. Selanjutnya, pilih tempat dimana trakhir kali file itu berada. Dan jika kurang yakin, pilih I'm not sure untuk menscan  seluruh komputer. Klik Next >

  5. Jika ingin menemukan file yang lebih banyak. Centang kotak Enable Deep Scan. Ini untuk mencari lebih jauh ke dalam komputer. Dengan ini peluang menemukan file yang dicari lebih besar. Namun membutuhkan waktu sedikit lebih banyak.

  6. Tunggu hingga tahap - tahap scan selesai. Sementara ini, tinggalah sejenak komputermu, dan  usahakan jangan melakukan aktivitas lain di komputer, agar proses scan tidak terganggu. Kamu bisa meninggalkan sejenak komputermu.
  7. Setelah selesai , akan muncul ratusan mungkin ribuan file yang bermacam-macam. Untuk mencari file, klik Show Advanced Mode di kanan atas tabel. Lalu akan muncul sebuah search box. Disana tuliskan nama atau sesuatu yang berkaitan dengan filemu, seperti formatnya atau lokasinya.

    Perhatikan, di kiri tabel akan ada indikator warna yang menunjukkan kondisi file saat itu :

       Hijau       :   Masih bisa di recovery .
       Kuning    :   Keadaan file kurang sempurna, biasanya tidak bisa dikembalikan. Tapi masih                            ada harapan.
       Merah     :   Sepertinya file itu sudah rusak, dan sudah sangat sulit untuk mengembalikannya, atau tidak dapat dikembalikan lagi.
  8. Setelah sudah menemukan file yang akan dikembalikan, klik recover. Lalu pilih tempat file ini akan ditempatkan. Usahakan tempat berbeda dengan tempat semula file ini sebelum dihapus. Lalu akan muncul notifikasi seperti ini, menandakan proses ini berhasil.

Itu tadi cara mengembalikan file yang telah terhapus dari komputer menggunakan software. Namun jika kamu tidak bisa menemukan software yang dicari, masih ada cara lainnya. Yaitu dengan mengandalkan file recovery profesional di tempat terdekat. Namun, harus mengeluarkan beberapa ngkos untuk itu.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menanyakan langsung di kotak komentar.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Membuat Partisi Hard Disk di Windows 8 / 8.1

Partisi hard disk berarti membagi hard disk menjadi beberapa bagian untuk digunakan sebagai penyimpanan data. Dengan melakukan partisi data-data yang ada bisa disimpan dengan rapi. Selain itu, partisi disk juga dilakukan jika ingin melakukan dual boot. Cara membuat partisi hard disk pada windows 8 / 8.1 1. Tekan tombol Winkey + R pada keyboard untuk membuka jendela run. Ketik diskmgmt.msc kemudian tekan enter . Setelah beberapa saat jendela Disk Management akan terbuka. 2. Pada jendela Disk Management pilih disk yang akan dibagi volume nya kemudian klik kanan lalu pilih Shrink Volume . 3. Setelah itu masukkan ukuran yang diinginkan dalam satuan megabytes (MB) . sebagai contoh untuk membuat ukuran 1 GB masukkan 1000 MB. Jika sudah pilih Shrink . 4. Muncul partisi baru dengan status unallocated. Untuk menggunakan partisi tersebut, klik kanan lalu pilih New Simple Volume . 5. Klik Next pada jendela New Simple Volume Wizard. Setela

Ini Perbedaan 32-bit dengan 64-bit

Dua kategori utama dari prosesor adalah 32-bit dan 64-bit . Jenis processor yang dimiliki komputer tidak hanya dapat mempengaruhi peforma secara menyeluruh, tetapi juga bisa mempengaruhi software jenis apakah yang dapat digunakannya.

Apa yang Harus Dilakukan saat Komputer Freeze?

Jika kamu menjalankan sebuah aplikasi, lalu tiba - tiba not responding, atau bahkan freeze / hang  kamu tidak bisa menutup aplikasi itu secara langsung. Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan saat komputermu hang . Jika kamu khawatir tentang dokumen penting yang belum kamu simpan, pastikan program yang kamu gunakan mempunyai fitur autosave , sehingga kamu dapat mengembalikan dokumen itu setelah me- reboot / restart komputermu. Next: Beberapa hal yang bisa kamu lakukan saat komputermu Freeze. [next] Tunggu Beberapa Saat Tunggulah. Beri komputer beberapa menit untuk memprosesnya. Terkadang komputer terlihat seperti hang, namun sebenarnya komputer hanya sedang lambat atau sibuk menjalankan task yang rumit dan banyak. Apakah Komputer Mengalami "Deadlock"? Lihat apakah komputer dapat merespon sesuatu dengan menekan tombol Caps Lock di keyboard dan lihat indikator led (cahaya) dapat menyala dan dapat dimatikan. Jika komputer dapat menghidupkan dan mematikan Caps